Postingan

Menampilkan postingan dengan label Just Write it

Lima Hari Saja

Gambar
Senin dengan jadwal mengajar siang itu sesuatu binggit. Pagi-pagi sudah siap membuka mata dan teriak pake TOA " I like Monday!". Tapi, senin kali ini terasa beda. Belum juga selesai preparing ngajar ada tugas yang suddenly tiba-tiba #halah diberitahukan dari seberang sono untuk berangkat diklat bunyinya seperti ini " bu nur, segera dipersiapkan ke Jawa Barat refresement K13"....dan aku hanya terdiam...kemudian berseru #dalam hati " what....OMG hellooooo! " pliiiis Tuhan anakku ujian sekolah dan imtihan diniyah, secara ini kan mau Ramadhan. Apa jadinya kalo mami-papinya tidak mendampinginya.(*perhatian-perhatian : papinya pulang ke rumah seminggu sekali ya...weekend) Setelah tepok jidat berkali-kali dan mengambil nafas dalam-dalam, mulailah aku dengan tarian yang dinamakan "Perjuangan". *ngiket kepala pake hasduk sambil teriak Arigato! Eh maap salah ya? Ulangi ya Ganbatte...cemungud ea. Selama perjalanan ke kantor otak ini tidak berhenti berputar...

Anakku Guru terbaikku

Gambar
Dulu saat ruhmu belum ditiupkan Tuhan di salah satu ruang dalam tubuhku. Aku sudah melukis wujudmu dalam benakku dengan begitu sempurna. Mata, hidung, rambut, senyummu, kegemaranmu, bahkan prestasimu. Semuanya tanpa terkecuali. Hingga saatnya kau benar-benar berdiam dalam ruang itu.  Bulan-bulan berlalu dengan sujud berbekal cinta dan harap. Bahwa cinta akan mewujudkan lukisan di benak ibumu menjadi nyata. Harap akan membentukmu menjadi manusia yang sempurna. Tangismu menjawab doaku kala itu.....sempurna...sehat...dan aku tahu kau cerdas nak. Tiga tahun pertama aku menjagamu dengan indah. saat sebayamu meminta klepon ke ibu mereka dengan bilang "minta jajan yang ijo ma", kamu sudah bisa bilang "aku minta yang green ma!". Akupun masih ingat saat kau sebutkan nama hewan satu persatu dalam bahasa inggris dengan lancar di usia 2 tahun. Belum lagi saat kau ikuti gerakan sholat dengan tanpa cela. Untuk anak seusiamu tindakan thuma'ninah seperti itu adalah cinta yang ...

Blogger for Android

Gambar
Seminggu yang lalu saya berhasil mengunduh aplikasi blogger for android. Tapi baru hari ini punya kesempatan menggunakannya. Ada waktu 10 menit untuk menulis, sebelum hectic dengan rutinitas pagi. By the way , setelah jadi blogger 2 tahun lalu, ternyata hanya bisa menghasilkan beberapa tulisan saja. Kendalanya so pasti buanyak samp ai harus pakai 3 karung untuk menampungnya -alay lebay tukang alesan-. Salah satu yang bikin males, kalau mau nulis harus buka PC dulu. Udah punya ide ces pleng eladalah tidak terdokumentasikan karena pas tidak bisa buka PC or laptop. Apalagi kapasitas ingatan emak-emak kayak saya ini limited banget. Karena musti dibagi buat mikir banyak hal. Mulai dari anggaran belanja, lipstik yang sudah peres sampai kita butuh kuas untuk mengaplikasikannya atau jadwal pake seragam apa si boy hari ini, nggak mau kan kalau si boy malu gara-gara pake baju pramuka di hari selasa #wew. Udah deh...kalau emak-emak ingatnya cuma dimsna tanggal 1 berada. Semua hari sama, tidak a...

Petualangan Sederhana

Gambar
Menjelajahi kehidupan di muka bumi adalah petualangan terhebat. Liukan-liukan rona wajah para pelaku drama termegah di alam raya menjadi begitu syahdu, saat di dalam nama kehidupan ada lukisan kebahagiaan. Gurat-gurat wajah menjadi pesona saat tawa mendera. Menjadi manusia itu kadang sulit, kadang sederhana. Asal kita menanam yang baik maka yang baik pula akan kita panen. Asal kita mau memberikan yang terbaik maka alam ciptaan Tuhan pun akan mengusahakan yang terbaik untuk kita. Melompat dari pijakan satu ke pijakan yang lain, kalau tidak hati-hati bisa terpeleset dan jatuh. Di sinilah kadang menjadi manusia menjadi sangat sulit. Saat memutuskan untuk tetap bersandar di tanah atau berdiri mencari aroma keridloan surgawi. Kehidupan yang sulit dan membelit, atau sebaliknya  mudah dan indah bisa jadi adalah sebuah rumus perbandingan. kesulitan berbanding lurus dengan persangkaan yang jelek sedangkan kemudahan berbanding lurus dengan persangkaan baik baik kepada Tuhan maupun...

Sinyo Alihandro

Tulisan ini terinspirasi dari salah satu file di notebook saya, yang dibuat oleh suami saya untuk menandai file milik saya yang dipindah dari laptop miliknya. Suami saya memiliki banyak julukan aneh untuk saya, mulai dari Sinyo Alihandro, mami poko, babe, bahkan sampai the uglies calling "salimbir" -euyh kamseupay banget dengerinnya-. Biasanya, beliau kalau memanggil dengan julukan itu berarti sedang ingin diperhatiin atau sedang mau merhatiin. Well, pertama dengernya sebel banget. Sebagai wanita yang ingin dimanja, pengin sekali-kali dipanggil dik atau sayang. Pernah sekali waktu saya protes, " mbokya kalau manggil istrinya itu yang baik, bukannya Tuhan memerintahkan kepada para lelaki untuk menggauli istrinya bil ma'ruf , salah satunya ya dengan memanggilnya dengan panggilan yang baik. apa ndak ingat sama Nabi yang memanggil Aisyah dengan julukan Khumaira ?! ". Eh, bukannya merasa bersalah dan minta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi. Malah beliau sua...

Motto Baru

Pekerjaan seperti tidak ada habisnya, patah tumbuh hilang berganti. Satu rampung yang lain menyusul. Kalaupun menyerah rasanya terlalu cepat, tapi bila tidak cadangan energi mana yang hendak dipakai. sampai-sampai bingung pula mencari cara untuk "menyegarkan" diri, jasmani dan ruhani. Banyak yang bilang dan memberi nasihat untuk membuat prioritas kerja, namun faktanya saat pekerjaan datang bersamaan prioritas menjadi useless. Dan hal sama pun terjadi pada sebagian besar orang -termasuk saya- bingung dengan apa yang harus dikerjakan dan pada akhirnya pekerjaan yang menumpuk dan  sama sekali tidak tersentuh kemudian terjadilah penundaan. dan sebuah hasil akhir pun tertebak pekerjaan semakin menggunung. Keluar sejenak dari keruwetan akan menumpukknya pekerjaan walau hanya sesaat harus dilakukan, meregangkan pikiran dan membuatnya rileks. ternyata tajamnya insting juga diperlukan untuk menentukan prioritas. Kalau dipikir-pikir bagaimana bisa selesai kalau hanya dipikirkan tid...

Menuruti Katamu

Tak jarang kita bertindak-tanduk hanya untuk menuruti kata orang, mereka bilang"begini" kita menurut, mereka bilang "begitu" kita pun manut. Sebenarnya, sah-sah saja menuruti kata orang apalagi kalau hal itu baik bukankah  pada hakikatnya pilihan ada di tangan kita. Namun, yang menjadi masalah adalah terus-menerus menuruti kata orang. itu sama saja menafikan nikmat akal yang diberikan Tuhan atas kita

berlindung di balik puisi

Pikiran manusia selalu penuh kata-kata, hati menjadi kendalinya dan lisan yang mewujudkannya. namun adakalanya ketiganya tidak berjalan beriringan. pikiran berkata, hati merasa tapi lisan tak mampu berbicara. Kalau sedang tidak ada masalah yang berarti tentu bukan hal yang sulit, namun saat pikiran terus memproduksi kata-kata dan hati tidak mampu menahannya disertai pertimbangan mengeluarkan dengan lisan ditimbang banyak bahayanya semua berubah menjadi beban. pesan dari lisan pun seolah tak bisa tersampaikan. lantas diri terdorong untuk mencari perlindungan, memang bukan untuk bersandar pada Sang Khalik, namun tidak pula langsung bisa dikonotasikan sebagai langkah menjauhkan diri dari Tuhan. Berlindung di bawah kuasa Tuhan Yang Maha Esa adalah suatu keniscayaan. Hanya saja adakalanya kita perlu mencari implementasi atau bentuk lain kinerja lisan.Tepat rasanya menyatakan diri untuk berlindung di balik puisi.  Dengan puisi kita bisa merasa survive dan mencapai puncak kepuasan berka...

Bismillah ...ini blog baru saya

Bismillahirrahmanirrahim...semoga blog baru saya ini memberi berkah dan manfaat saya mengenal blog sejak aktif  surfing di dunia maya itupun dari search engine google. setelah menemukan informasi yang saya perlukan segera saja saya beralih dan tidak punya pikiran untuk mencoba memakai fasilitas blog. Setelah beberapa waktu berjalanan banyak teman-teman bahkan siswa saya memiliki blog, saya jadi tertarik. pikir saya saat itu orang lain saja bisa kenapa saya tidak? lantas November 2010 saya mencoba membuat blog...aiiih ternyata mbulet dan langsung ilang mood deh. Tapi keinginan untuk memiliki blog tetap ada. untung tempat kerja saya yang baru memiliki fasilitas hot spot. iseng-iseng daripada bengong, facebook dah bosen trus main twitter ga ada follower -nya, jadi deh blog ini dengan akun Noura Fawziya hehe nama lain Nur Fauziah yang lebih keren dan lebih menjual kata para bisnisman,  bukan berarti saya tidak suka nama saya yang asli, saya sangat berterima kasih kepada kedua ora...